
Bagi kalian mungkin sudah tidak asing dengan yang namanya pantun, ya, seni lisan yang sering diucapkan oleh tokoh Jarjit dalam animasi Upin dan Ipin ini memang terkesan memorable. Bagaimana tidak, kata-katanya yang pendek, akhirannya yang selalu sama, serta terkadang diselipkan pesan yang juga terkadang menjadi komedi membuat seni lisan ini melekat dengan cepat di masyarakat. Bahkan anak anak sekalipun langsung dapat mengidentifikasi pantun hanya melalui pendengaran saja. Namun dibalik itu semua, eksistensi pantun rupanya malah menjadi bumerang bagi fundamental pantun itu sendiri. Banyak sekali masyarakat yang salah kaprah mengartikan apa itu sebuah pantun. Rata rata mereka menganggap pantun sebatas sama saja, namun ternyata lebih dari itu. Oleh karena itu, hadirnya artikel ini untuk meluruskan apa sebenarnya pantun itu......
![]() |
Sumber : Dokumen Pribadi |
DAFTAR ISI
- Pengertian Pantun
- Ciri Ciri Pantun
- Jenis Jenis Pantun
- Contoh Pantun
- R. O. Winsted, Pantun tidaklah sebatas kalimat yang mempunyai rima dan irama, tetapi sebuah rangkaian kata yang indah untuk melukiskan suatu suasana kehangatan cinta, kasih sayang, rindu, maupun benci dari penuturnya.
- Sunarti, Pantun sebagai puisi lama yang memiliki keindahan tersendiri dalam segi bahasa, yang mana keindahan bahasa tersebut ditandai dengan rima a-b-a-b.
- Alisyahbana, Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang telah lama dikenal oleh masyarakat. Pantun terdiri dari empat baris yang mana berisikan sampiran dan isi.
- Terdiri dari 4 baris
- Masing masing barisnya terdiri atas 8-12 suku kata. Di atas itu maka kepanjangan untuk disebut sebagai pantun.
- Baris pertama dan kedua disebut sebagai sampiran, sementara baris ketiga dan keempat disebut sebagai isi. Baris pertama dan kedua merupakan diksi acak hasil imajinasi penuturnya, sementara baris ketiga dan keempat merupakan informasi atau pesan utama yang disampaikan dalam sebuah pantun.
- Bersajak a-b-a-b. Artinya irama di akhir baris harus sama. Irama antara baris pertama dengan ketiga harus sama, begitu pula irama antara baris kedua dan baris keempat harus sama.
- Pantun Dewasa, merupakan pantun yang berisikan hal hal yang umumnya dibahas oleh orang dewasa. Bisa berupa candaan, urusan pekerjaan, dunia politik, maupun tentang curhatan rumah tangga. Bisa juga mengandung petuah maupun pesan pesan kehidupan yang dibutuhkan seseorang dalam mencapai fase puncak hidupnya.
- Pantun Remaja, merupakan pantun yang berisikan hal hal yang umumnya dibahas oleh seorang remaja atau manusia yang baru puber. Biasanya isinya berupa tentang percintaan, pergaulan, kegalauan, maupun kehidupan sehari-hari. Bisa dikatakan isi pantun remaja belum terlalu seriuss untuk diresapi dalam kehidupan
- Pantun Anak-Anak, merupakan jenis pantun yang diperuntukan anak anak terutama waktu bermain. Isinya berupa candaan, rasa penasaran, maupun kegelisahan anak anak itu sendiri. Umumnya pantun anak anak juga berbentuk lebih sederhana dari jenis pantun yang lain. Bisa pemilihan diksi yang tidak sulit maupun pantunnya yang hanya terdiri dari beberapa baris saja.
- Pantun Nasihat. Sesuai dengan namanya, pantun ini berisikan nasihat nasihat baik tentang pelajaran hidup maupun agama.
- Pantun Teka-Teki, merupakan jenis pantun yang berisikan teka teki atau tebak-tebakan. Tebak-tebakan bisa tentang hal yang nyata maupun khayal sesuai dengan imajinasi penuturnya, sehingga umumya jenis pantun ini digunakan pada saat bercengkerama. Uniknya, seseorang juga harus menggunakan pantun untuk menjawab teka-teki yang dilontarkan.
- Pantun Jenaka, merupakan jenis pantun yang berisikan hal-hal yang lucu atau sekiranya dapat membuat orang lain tertawa. Bisa berupa khayalan, dugaan, maupun sindiran. Pantun ini biasany digunakan pada saat bercengkerama maupun pada saat bercanda.
- Pantun Peribahasa, merupakan jenis pantun yang mana pada bagian isinya terdapat peribahasa yang utuh. Biasanya digunakan untuk menggambarkan atau melambangkan situasi dan suasana kehidupan. Juga biasanya digunakan sebagai pesan kepada manusia.
- Pantun Kiasan, merupakan pantun yang bagian isinya mencantumkan perlambangan atau perwujudan dari situasi hati penuturnya. Sehingga makna dari pantun ini cenderung tersirat atau eksplisit dan hanya mampu dipahami oleh orang orang yang mengerti.
PEGERTIAN PANTUN
Pantun merupakan jenis puisi lama yang berkembang di masyarakat khususnya di Tanah Melayu sebagai sarana penyebaran pesan dan informasi. Kata pantun sendiri dari Bahasa Minang "Patuntun" yang berarti penuntun, karena memang pada awalnya karya seni ini digunakan sebagai penuntun atau peringatan terhadap kehidupan masyarakat. Pantun terdiri atas beberapa baris yang singkat, tidak banyak seperti puisi atau syair pada umumnya. Berikut ini definisi pantun menurut para ahli :
CIRI-CIRI PANTUN
Umumnya, sebuah karya pantun memiliki ciri-ciri berikut. Apabila sebuh karya tidak memenuhi salah satu ciri, maka diragukan untuk disebut sebuah pantun.
JENIS-JENIS PANTUN
CONTOH-CONTOH PANTUN
1. PANTUN DEWASA
Pergi ke hutan mencari ranting
Di dalam hutan ketemu birik birik
Sedih diri kepala pusing Mendengar harga beras yang naik
2. PANTUN REMAJA
Ratu Helmi Ratu Belanda
Sayang diasingkan ke Pulau Penang
Tunggu apalagi wahai adinda
Terima abang hati pun senang
3. PANTUN ANAK ANAK
Kota Dumai kota batubara
Makmur rakyatnya pemimpin tegas
Senang hati riang gembira
Lepas pulang sekolah tiada tugas
4. PANTUN NASIHAT
Pak Budi punya burung hantu
Selalu bersuara tiap malam
Ingat tetap sholat 5 waktu
Supaya hidupmu kian tentram
5. PANTUN TEKA-TEKI
Bunga mawar tangkai berduri
Pucuk jelambar pucuk rebung
Kalau tuan bijak lestari
Binatang apa tanduk di hidung
6. PANTUN JENAKA
Raja Brawijaya Raja Jawa Bumi hangus dilalap api
Diriku tidak bisa menahan tawa
Melihat nenek menggendong anak sapi
7. PANTUN PERIBAHASA
Langit pagi tiada pelangi Langit mendung berawan awan
Sudah pernah kubilangi
Sedia payung sebelum hujan
8. PANTUN KIASAN
Beli mangga beli duku
Dukunya masam hilang kepercayaan
Tidak terpikirkan olehku
Sorang pembantu melahirkan majikan

0 Comments